Cara Merawat Bulu Perindu Supaya Energinya Tetap Terjaga
Cara Merawat Bulu Perindu Supaya Energinya Tetap Terjaga

Cara Merawat Bulu Perindu Supaya Energinya Tetap Terjaga

Merawat Bulu Perindu tidaklah sesulit yang dibayangkan. Prosedurnya ringan, tapi tetap saja harus berhati-hati. Tujuannya supaya benda yang dipercaya memancarkan aura bagi penggunannya tetap terjaga dalam keadaan utuh.

Perlu dipahami bahwa benda ini cukup sulit untuk didapatkan. Tidak semua orang memilikinya. Karena benda berenergi ini tidak bisa ditemukan di sembarang tempat.

Cara mendapatkannya juga butuh ritual khusus. Seseorang dengan kekuatan batin kuat adalah orang yang tepat untuk mengambilnya. Namun benda ini kadang diberikan pada orang yang membutuhkannya.

Bagi yang menginginkannya, ada mahar yang harus dikeluarkan. Maharnya bisa saja sangat mahal. Makanya, tidak salah bila pemilik benda ini harusnya merawat dan menyimpannya supaya energi yang dimilikinya tidak hilang.

Cara Merawat Bulu Perindu

Bagaimana Cara Merawat Bulu Perindu Itu?

Sudah semestinya Anda perlu merawat bulu perindu yang telah didapatkan. Perawatan yang benar diharapkan bisa menjaga benda ini tetap utuh. Keutuhan benda ini harus dijaga supaya energi yang ada di dalamnya tetap kuat.

Perlu diingat bahwa Bulu Perindu ini berupa serat atau senar yang bisa saja patah. Benda ini terbagi menjadi dua buah. Dan khasiatnya akan maksimal ketika benda ini tidak patah atau rusak.

Rusaknya benda ini bisa diakibatkan kurang telitinya pemilik benda. Misalnya diletakkan di sembarang tempat. Akibatnya, benda yang tadinya dalam kondisi bagus bisa saja patah atau rusak.

Supaya tidak rusak, pemiliknya harus semaksimal mungkin untuk meminimalkan segala sesuatu yang membuatnya rusak. Salah satunya adalah dengan menempatkan benda ini di area yang kering.

Usahakan supaya benda ini tetap dalam keadaan kering. Dan tempatkan di wadah yang sama seperti yang diberikan oleh pemiliknya terdahulu. Contohnya adalah di tempatkan di dalam sebuah botol khusus.

Intinya, jaga benda ini dari keadaan basah. Karena dikhawatirkan benda berenergi ini malah bisa membusuk ataupun patah. Kalau sudah membusuk, energi yang ada di dalamnya bisa saja berkurang ataupun hilang.

Jika Bulu Perindu Dari Awal Sudah Dimasukkan Dalam Botol Minyak

Bagaimana Jika Bulu Perindu Dari Awal Sudah Dimasukkan Dalam Botol Minyak?

Merawat Bulu Perindu yang benar adalah ditempatkan di wadah yang kering. Tapi ada juga beberapa kasus yang mana pemilik sebelumnya menempatkannya di botol minyak. Bahkan, botol ini diisi dengan cairan minyak khusus.

Bagi sebagian orang, memang ada aturan khusus untuk memanfaatkannya. Ada yang menggunakannya dengan media minyak. Maksudnya dijadikan sebagai parfum yang bisa dihirup oleh orang lain.

Kalau benda tersebut memang ditujukan dengan prosedur tersebut, maka perawatannya cukup dengan mempertahankan benda di dalam botol tersebut. Pemiliknya tidak perlu lagi mengeluarkannya dari botol tersebut.

Apabila minyak yang ada di dalam botol habis, cukup isi botol tersebut dengan minyak. Pastikan untuk mengisinya dengan suntikan agar benda tersebut tidak rusak.

Intinya, merawat bulu perindu yang seperti ini kuncinya adalah jangan memindahkannya ke botol lainnya. Kalau mau digunakan, cukup gunakan minyaknya sebagai parfum saja.

Berbeda jika benda ini tidak diminyaki saat penggunaannya. Contohnya adalah menggunakan media air mineral.

Pemiliknya cukup membasahi benda tersebut. Airnya inilah yang nantinya akan digunakan. Misalnya untuk penglarisan, cukup percikkan air pada barang dagangannya saja.

Kalau sudah tidak digunakan, silahkan keringkan benda tersebut. Simpan di wadah yang kering. Yang paling utama, tempatkan di dalam wadah seperti semula.

Kesimpulannya, bila benda ini sudah dimasukkan dalam botol yang diminyaki, perawatannya adalah cukup membiarkannya di dalam botol. Kemudian isi bila minyaknya habis. Tapi bila tidak diminyaki, cukup tempatkan di area yang kering. Itualah caranya merawat bulu perindu agar energinya tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *